Senin, 31 Mei 2010

kasur melayang seharga 14 M

Jakarta, 10 08 06 07:40:46

Kasur melayang tidak hanya ada di pesawat angkasa luar dalam ruang gravitasi nol. Seorang arsitek Belanda berhasil menciptakan ranjang yang bisa melayang di atas tanah. Kasur yang menggunakan kekuatan atau tenaga magnetis itu dibanderol 1,2 juta euro atau USD 1,54 juta (Rp 14 miliar lebih).

Sang arsitek Janjaap Ruijssenaars butuh waktu lebih dari enam tahun untuk mengembangkan teknologi tersebut. Kasur hitam nan licin itu juga punya manfaat lain karena dapat dilipat menjadi meja makan.

Ruijssenaars menciptakan itu setelah mendapatkan inspirasi dari tugu atau batu monolitik misterius. Batu itu ada dalam film 1968 karya sutradara Stanley Kubrick yang berjudul: 2001: A Space Odyssey (2001: Perjalanan Ruang Angkasa). Film itu dia tonton secara antusias.

"Di mana pun Anda tinggal, semua arsitektur itu didikte oleh gravitasi," ujarnya menjelaskan. "Saya ingin tahu apakah Anda bisa membuat sebuah objek, bangunan, atau furnitur jika tidak ada wadah. Yakni, ketika kekuatan lain secara aktual bisa mendikte gambar," katanya.

Ruijssenaars menjelaskan mekanisme kerja kasur itu. Magnet-magnet yang disusun di lantai dimasukkan ke ranjang. Lantas, magnet-magnet tersebut bergerak saling menolak dan menekan ranjang ke udara. Kabel baja tipis mengikat.

"Untuk sesaat, rasanya memang tidak nyaman," aku Ruijssenaars. Karena itu, dia menambahkan bantal dan seprei sebelum kasur tersebut digunakan. (IndoPos)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar